Kamis, 10 Mei 2012

TEKNIK PENULISAN KORAN/MAJALAH

TEKNIK PENULISAN ARTIKEL KORAN/MAJALAH
  1. Pengertian artikel
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia): karya tulis lengkap di media massa seperti surat kabar, majalah, tabloid dan sebagainya.
Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka: karangan di surat kabar, majalah dan sebagainya
Kamus lengkap karya Prof. Drs. S. Wojowasito dan W. J. S Poerwodarmito: artikel berarti karangan
Menurut Haris Sumadiria: tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontroversi dengan tujuan untuk memberitahu (informatif) dan meyakinkan (persuasive argumentatif) , atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif)
Jadi pengertian artikel Koran adalah tulisan lepas seseorang yang berisi opini seseorang tentang pemikiran-pemikirannya dalam segala aspek di kalangan masyarakat yang diterbitkan di media cetak Koran, sedangkan pengertian artikel majalah sama seperti artikel di Koran hanya saja yang membedakan adalah termuat di dalam sebuah majalah.  

2. Tujuan penulisan artikel
  • Informasi
 untuk menyampaikan informasi secepatnya kepada masyarakat yang seluas-luasnya. Setiap informasi yang disampaikan harus memenuhi kriteria dasar: actual, akurat, factual, menarik/penting, benar, lengkap, utuh, jelas, jujur, berimbang, relevan, bermanfaat dan etnis.
  • Edukasi
Untuk menyampaikan informasi yang mendidik (to educated)
  • Koreksi
Untuk mengawasi atau mengontrol kekuasaan legislative, eksekutif, dan yudikatif agar kekuasaan mereka tidak menjadi korup dan absolut.s
  • Rekreasi
Untuk menghibur atau sebagai wahana rekreasi yang menyenangkan sekaligus yang menyehatkan bagi semua lapisan masyarakat. Artinya apapun pesan rekreatif yang disajikan. Tidak boleh yang bersifat negative apalagi destruktif.
  • Mediasi
Untuk menghubungkan berbagai peristiwa yang terjadi di berbagai dibelahan bumi dengan kita sebagai pembaca.
3. Ruang lingkup artikel Koran/majalah
  • Artikel praktis
Artikel yang bersifat petunjuk praktis tentang cara melakukan sesuatu (how to do it) misalnya petunjuk cara membuka internet, cara praktis merawat tanaman bonsai, kiat ramping dalam waktu 15 hari.
  • Artikel ringan
Artikel ini lazim ditemukan pada rubrik anak-anak, remaja, wanita, dan keluarga. Artikel jenis ini banyak mengangkat topik balasan yang ringan dengan cara penyajiannya yang ringan pula, dalam arti tidak menguras fikiran kita untuk menerima atau mencernanya, kita sebagai pembaca tidak memerlukan persiapan dan perhatian secara khusus. 
  • Artikel halaman opini
Artikel ini lazim ditemukan pada halaman khusus opini bersama tulisan opini yang lain yakni tajuk rencana, karikatur, pojok, kolom dan surat pembaca. Artikel opini mengupas suatu masalah secara serius dan tuntas dengan merujuk pada pendekatan analitik akademis, dan sifatnya terlalu berat.
  • Artikel analisis ahli
Artikel ini biasanya kita temukan pada halamn-halaman muka, berita atau halaman utama atau rubrik-rubrik khusus tertentu, sesuai dengan namanya, artikel jenis ini ditulis oleh ahli atau pakar dibidangnya dalam bahasa yang popular dan omunikatif.
D. Langkah penyusunan artikel Koran/majalah
  • Temukan sumber ide artikel
Menurut Prof. Wayne N. Thompson dalam fundamental of Communication (1957). Sumber ide yang diangkat dari sumber topik dapat dilacak dari, antara lain: pengalaman pribadi, hobi atau keterampilan. Pengalaman pekerjaan atau profesi, pelajaran sekolah, kuliah, penataran atau pelatihan dan lain-lain.
  • Menyeleksi dan menetapkan ide
Syarat ide yang baik itu merujuk pada tiga hal yakni aktual, relevan, dan terjangkau.
  • Tetapkan topik secara spesifik
Dalam penulisan artikel, topik sebaiknya dirumuskan dalam satu kalimat yang utuh.
  • Pilih judul provokatif
Judul adalah pemicu daya tarik pertama pembaca untuk membaca artikel kita atau justru segera melewati dan melupakannya.
  • Rumuskan tesis secara ringkas
Tesis adalah pendapat utama dari keseluruhan uraian artikel yang kita tulis atau biasa disebut kesimpulan.
  • Buatlah kerangka sederhana
Untuk memudahkan dalam membuat tesis, sebelum kita menuangkan gagasan-gagasan kita, buatlah kerangka tesis terlebih dahulu.
  • Pilih referensi yang relevan
Sebenarnya terdapat berbagai cara yang bisa kita pakai ketika menulis kutipan untuk artikel, diantaranya menggunakan kutipan lengkap tanpa halaman kutipan. Kutipan yang hanya menyebutkan nama penulis, judul buku, dan tahun terbit, kota terbit, dan nama penerbit tidak dicantumkan, khusus untuk yang terakhir, kutipan seperti ini cukup sederhana dan para penulis menyukainya.
  • Menulis artikel yang sesungguhnya
Ketika semua persiapan telah selesai dan siap, maka waktunya menulis artikel yang sesungguhnya pun bisa dimulai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar